Welcome to Komnas Perempuan - English Version   Click to listen highlighted text! Welcome to Komnas Perempuan - English Version Powered By GSpeech

Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan 2008

Pengantar:

Sejak tahun 2001, Komnas Perempuan memfasilitasi penyelenggaraan Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (HAKTP) yang dimulai setiap tanggal 25 November dan berakhir pada tanggal 10 Desember. Setiap tahunnya, kampanye ini menusung tema yang berbeda. Perbedaan tema ini berdasarkan pada kondisi dan situasi aktual saat itu, baik kondisi sosial, ekonomi dan politik.

Proses perumusan tema biasanya melibatkan mitra-mitra Komnas Perempuan yang selalu melangsungkan kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dalam agenda kerjanya. Pada tahun 2008 ini Komnas Perempuan melibatkan sebanyak 24 mitra dalam workshop perumusan tema Kampanye 2008. Jaringan mitra ini ini mewakili Organisasi Masyarakat, Kelompok Keagamaan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Perwakilan Pemerintah dan kalangan industri kreatif. Workshop ini sendiri berlangsung selama tiga hari dari tanggal 21-23 Agustus 2008.

Dalam workshop tersebut dipetakan persoalan kekerasan perempuan yang saat ini masih terus terjadi. Masalah-masalah yang disinggung diantaranya Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), perkosaan, eksploitasi buruh, perdagangan perempuan, pencabulan, kawin siri, dan lain sebagainya. Beberapa akar masalah juga dibahas dalam sesi-sesi diskusi seperti masih kuatnya budaya patriarkhi, permasalahan budaya dan agama, produk kebijakan yang tidak memihak perempuan, permasalahan egosektoral, resistensi dari keluarga dan masyarakat, juga dari perempuan korban kekerasan sendiri yang melakukan aksi bungkam karena berbagai alasan.

Dari hasil workshop tersebut, ditemukan kata kunci yang terus ditekankan dalam setiap sesi diskusi, yaitu “KOMITMEN“. Kata kunci ini dimaksudkan sebagai jawaban bagi tuntutan pemenuhan hak perempuan korban atas Kebenaran, Keadilan dan Pemulihan. Sementara Komitmen yang akan dijadikan pesan kampanye dalam 3 (tiga) tahun ke depan adalah Komitmen Politik, Komitmen Komunitas, Komitmen Dana dan Komitmen Aparat Penegak Hukum.

Untuk tema kampanye tahun 2008 ini, berdasarkan pertimbangan situasi sosial-politik menjelang Pesta Demokrasi tahun 2009, Komitmen yang akan ditekankan adalah “Komitmen Politik” dengan maksud untuk “Mendorong komitmen politik para pengambil kebijakan dalam memenuhi hak perempuan korban atas kebenaran, keadilan dan pemulihan.”

Forum HAM Perempuan Kota Batam

Agenda Lengkap klik di sini

Institut Perempuan

Kegiatan Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Periode 25 November-10 Desember 2008
Pelaksana INSTITUT PEREMPUAN
Jln. Dago Pojok No. 85 Coblong ,Bandung
Telp/fax : 022-2516378
E-mail : institut_perempuan@yahoo.com

  1. 24 November 2008: Press release
  2. 10 Desember 2008, Diskusi Komunitas dengan tema “Menguak Kekerasan Terhadap Perempuan” tempat : Indramayu
  3. 12 Desember 2008, Diskusi Komunitas dengan tema ” “Trafiking dan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak” Tempat : Kuningan

Komisi Wanita/ Kaum Ibu Sinode GMIM

Kegiatan Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Periode 25 November-10 Desember 2008
Komisi Wanita/ Kaum Ibu Sinode GMIM
Jl. Kampus Talete II
Tomohon Tengah Tomohon Sulut

  1. Diskusi dengan lembaga-lembaga represif: Kepoisian, Kejaksaan dan Pengadilan Tema : Tindak serius Kekerasan Dalam Rumah Tangga.
  2. Penulisan Bahan-bahan Renungan atau Khotbah dengan tema ” Gereja mengatasi Kekerasan Dalam Rumah Tangga”
  3. Penyebaran brosur atau sosialisasi Undang-Undang Kekerasan Dalam Rumah Tangga, khusunya ke komunitas agama dan lintas agama

Koalisi Perempuan Indonesia

Agenda Kegiatan Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan
Koalisi Perempuan Indonesia
Jl. Siaga I No.2B RT/RW.003/05 Pejaten Barat, Pasar Minggu Jakarta Selatan 12510
Tel./Fax.: 021-7918-3221 / 7918-3444/ 91000-76. Email : sekretariat@koalisiperempuan.or.id

  1. 26 November 2008 Talkshow “Cianjur tanpa kekerasan di radio Pasundan Cianjur dan Seminar refleksi HAKTP di Malang-Jawa Timur
  2. 30 November. Aksi damai membagi bunga di Gazibu Bandung dan aksi damai membagi leaflet di Bundaran HI Jakarta

LBH APIK Makasar

Agenda Kegiatan Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan
Dilaksanakan oleh :FPMP Sulsel,LBH APIK Makassar, Solidaritas Perempuan AM, KPI Wilayah Sulsel

  1. Dialog Interaktif Radio di Studio RRI. Jl. Riburane, Makassar.
    Senin, 24 November 2008, Pukul 09:00-10:00 Wita
    Narasumber :

    1. Lusy Palulungan (LBH APIK Makassar)
    2. Korban KDRT
    3. Prof. DR. Farida Nurland (PSW Unhas)
      Distribusi alat kampanye dan sosialisasi pesan kampanye
      Selasa, 25 November 2008
      Alat distribusi akan dibagikan di Pengadilan Negeri, Jl. Kartini No.1 Makassar,
      Kejaksaan Negeri, Jl. Amanagappa, Makassar dengan sasaran Jaksa, Hakim Panitera, pengacara dan advokat
  2. Konferensi Pers
    Selasa, 25 November 2008
    Bertempat di Kantor LBH Apik Makassar, Jl. Perintis Kemerdekaan No. 148 Makassar

LBH Apik NTB

Kegiatan Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Periode 25 November-10 Desember 2008
LBH-APIK NTB
Jl. Swaramahardika No 26, Mataram-NTB
Telp/Fax : 0370-634111 – 632741

  1. Lomba fotografi dengan tema “dunia tanpa kekerasan
    terhadap perempuan dan anak
  2. Konsultasi gratis yang akan dimulai dari tanggal 25-30 November 2008

Puncak acara kampanye 16 HAKTP yang akan diisi deng an penyerahan hadiah dari hasil perlombaan pada tanggal 30 November 2008

LPAP Tanah Papua

Kegiatan Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Periode 25 November-10 Desember 2008
Pelaksana: Lembaga Pemberdayaan dan Advokasi Perempuan Msok Sair (LPAP-MS)
Jl. Pramuka No.45 Depan Asrama Polisi Remu Sorong – Kota Sorong< Telp: 0951 326811, Email : msok_sair@yahoo.com

  1. Konfoi kendaraa yang diikuti dengan orasi mengelilingi Kota dan Kabupaten sorong, Kab. Manokwari Provinsi Papua Barat. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 25 November 2007
  2. Dialog interaktif Radio dan TV lokal Lensa Papua dengan Topik ” Stop Kekerasan Perempuan, serta acara Langen Suara pada RRI Sorong. Dialog ini akan dilaksanakan pada tanggal 25 November sampai 10 Desember 2008. Undangan yang akan hadir Pengambil Kebijakan dan organisasi perempuan
  3. Refleksi Renungan di Tujuh Kota Kab. Yakni, Sorong, Sorong Selatan, Raja Ampa, Manokwari, Kaimana, Fak-Fak dan Kota Sorong
  4. LPP Bone

    Kegiatan Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Periode 25 November-10 Desember 2008
    Tema: Pelaksana: Lembaga Pemberdayaan Perempuan (LPP Bone)
    Jl. A.Malla.BTN Soddang’e (rumah Hijau)
    Kelurahan Biru, Kecamatan Tanate Riattang, Kabupaten Bone Sulawesi Selatan
    Telp : 0481-22583

    Rencana Kegiatan Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan

    1. Aksi damai di empat titik kota dalam bentuk:
      1. Orasi
      2. Membagi poster, leaflet dan bunga
      3. Pernyataan Pers untuk media cetakWaktu : 25-27 November 2008
        Lokasi : Taman makam pahlawan, Tanah Bangkala’E, Jalan Poros Makassar dan Pelabuhan Bajo’E Watampone.
    2. Talkshow di radio:
      30 November, 2 Desember 2008, Waktu: 09:00 WITA

      1. Bintang Indah Palakka (BIP)
      2. Radio Pemda Bone
    3. Pemutaran Film Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan doa bersama di Taman Bunga Watampone
    4. Workshop dengan Tema “Antisipasi Kekerasan Terhadap Perempuan dalam Pemilu 2009 bertempat di Wisma Tirta Kencana Watampone
    5. Sosialisasi Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Lingkup Sekolah

    LRC-KJHAM

    Kegiatan Kampanye
    16 HARI ANTI KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN 2008
    Pelaksana : LEGAL RESOURCES CENTER UNTUK KEADILAN GENDER DAN HAK ASASI MANUSIA (LRC-KJHAM).
    Jl. Panda Barat III No. 1 Semarang
    Telp./Fax. (024) 6723083. e-mail ; lrc_kjham2004@yahoo.com

    Tema: Lahirnya komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam pemenuhan hak-hak perempuan korban melalui kebijakan dan anggaran yang berkeadilan jender untuk memfasilitasi penyelenggaraan pelayanan terpadu bagi perempuan korban kekerasan berbasis gender di Kota Semarang.

    1. Pawai Kereta Kelinci yang akan dilaksanakan pada tanggal 25 November 2008 di Jalan Pandanaran, Jalan Pemuda, Jalan Majapaih, Jalan Siliwangi. Pawai ini akan diikuti lebih dari 200 peserta dari unsur Pemerintah, Kepolisian, Puskesmas, pelajar, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Organisasi Masyarakat dan Jurnalis. Tujuan dari pawai ini adalah: Launching berdirinya Pelayanan Terpadu di 4 Kecamatan Kecamatan yakni Semarang Utara, Semarang Barat, Pedurungan dan Banyumanik menyuarakan usulan peraturan daerah dan anggaran pada APBD untuk mendukung kegiatan perlindungan hak asasi perempuan korban kekerasan melalui pelayanan terpadu di 4 Kecamatan.
    2. Pembuatan Kaos dengan pesan ” Perempuan Korban Berhak atas Anggaran” dan “Sudah ada pusat pelayanan terpadu dikecamatan, perempuan dapat melapor dengan aman”.
    3. Pembuatan Stiker dengan pesan ” Layanan Terpadu Melundungi Perempuan Korban Kekerasan. Stiker akan dibuat sebanyak 1000 (seribu) buah dan akan dibagikan kepada masyarakat dan lembaga-lembaga pemerintah serta di tempel pada tempat-tempat strategis di Kota Semarang.
    4. Pembuatan dan pemasangan spanduk. Spanduk akan dibuat sebanyak 9 buah untuk mensosialisasikan Pusat Pelayan Terpadu (PPT)di 4 Kecamatan di Kota Semarang (Kecamatan Semarang Utara, Semarang Barat, Pedurungan dan Banyumanik). Tujuan pemasangan spanduk ini untuk memberi informasi kepada masyarakat dan sekaligus mendorong keberanian masyarakat terutama perempuan korban kekerasan di Kota Semarang untuk melapor ke PPT di Kecamatan. Spanduk ini akan di pasang pada tempat-tempat strategis di Kota Semarang mulai pada tanggal 22 Nopember 2008.
    5. Pameran Foto disertai diskusi dengan awak media, pada tanggal 1-14 Desember 2008, bertempat di Sanggar Seni Kota Semarang. Pameran foto ini dimaksudkan untuk menjelaskan sekaligus mendekatkan fakta-fakta perampasan hak asasi perempuan kepada masyarakat di Kota Semarang, sehingga masyarakat tergerak untuk berpartisipasi dalam penghapusan kekerasan terhadap perempuan di Jawa Tengah khususnya di Kota Semarang. Pada hari pertama pembukaan, akan dibarengi dengan diskusi yang melibatkan awak media. Tujuan diskusi ini adalah mengupas permasalahan perempuan dari karya photo yang dipamerkan sekaligus sebagai usaha untuk membangun opini public.
    6. Aksi Teaterikal. Aksi Teaterikal dilakukan untuk memperingati hari Anti Perdagangan Anak Internasional pada tanggal 12 Desember 2008 sekaligus untuk mendesak Pemerintah RI menetapkan tanggal 12 Desember 2008 sebagai Hari Nasional Anti Perdagangan Anak. Aksi Teaterikal akan diikuti 60 orang dari berbegai lembaga masyarakat dan jurnalis yang peduli terhadap penghapusan perdagangan anak terutama jaringan Indonesia ACTs Jawa Tengah

    Sahabat Perempuan

    Kegiatan
    Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan
    Periode 25 November-10 Desember 2008
    Tema: 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan-sejarah 16 HAKTP dan Layanan Terpadu
    Pelaksana : Sahabat Perempuan
    Dsn. Dangean Rt 04, Gulon, Salam 56484, Magelang,
    Jawa Tengah.
    Telp: (0293) 585281, 585573

    1. Penulisan Artikel
    Tanggal : 26 November 2008
    Tempat : Jawa Pos, Radar Kedu
    Penulis : Nining Martensi
    (Div. Advokasi Kebijakan Sahabat Perempuan)
    Judul Artikel : 16 HAKtP dalam Upaya Pemenuhan Layanan Terpadu bagi Perempuan Korban Kekerasan Berbasis Gender

    2. Siaran Radio
    Tema : Sosialisasi sejarah 16 HAKtP dan Layanan Terpadu
    Tanggal : 25 Nov, 29 Nov, 2 Des, 4 Des
    Tempat : Radio CBS, Radio Gemilang, Radio Vast, Radio Tidar&Radio Musvia
    Narsum : DinSos, DinKes, Kepolisian, Din. Pendidikan

    3. Happening Art
    Tema : Seni sebagai Media Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan
    Tangal : 10 Desember 2008
    Tempat : Sepanjang jalan kota Muntilan, Terminal
    Bentuk Kegiatan : Arak-arakan dari tengah kota menuju pasar dan dilanjutkan orasi di terminal Muntilan
    Peserta : Survivor, Pelaksana Harian Sahabat Perempuan, Jaringan Sahabat Perempuan

    Teater Garasi

    Kegiatan Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Periode 25 November-10 Desember 2008
    Pelaksana Teater Garasi dan Komunitas Salihara

    Dalam rangka kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan, teater Garasi bersama dengan komuntas Salihara mempersembahkan pertunjukan teater yang berjudul ”Sakuntala”. Persembahan ini adalah penciptaan ulang atas karakter dalam novel Saman dan Larung yang ditulis oleh Ayu Utami yang disutradari oleh Naomi Srikandi dan dimainkan oleh Sri Qadariatin.
    Bertempat di Komunitas Salihara, Jl. Pasar Minggu Jakarta Selatan, 14-15 November 2008 Pukul 20:00 Wib

    Truk-F

    Kegiatan Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Periode 25 November – 10 Desember 2008
    Tema “Pemenuhan Hak Korban untuk Kebenaran dan Keadilan”
    Pelaksana: Tim Relawan untuk Kemanusiaan Flores (TRuK-F) Maumere

    1. Seminar sehari dengan tema Pemenuhan Hak Korban untuk Kebenaran dan Keadilan.
    Tanggal : 25 November 2008

    Pembicara

    a. Perwakilan Komnas Perempuan – Pemenuhan hak korban untuk kebenaran dan keadilan

    b. Perwakilan dari Truk F – Pengalaman Pendampingan Korban Kekerasan terhadap Perempuan

    c. Bupati Sikka – Kebijakan Pemerintah Daerah untuk pemenuhan hak korban

    d. Cendekiawan – Pemenuhan hak korban: Tinjauan teologi

    Peserta:
    Muspida, Caleg dari 44 partai di Kabupaten Sikka, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Perempuan, Lembaga Swadaya Masyarakat, mahasiswa dan pelajar.

    2. Talk Show di radio RPD Sikka, Sonia FM, Rogate FM
    Tanggal : 26 November – 10 Desember 2008

    Yabiku

    Kegiatan Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Periode 25 November-10 Desember 2008
    Pelaksana : YAYASAN AMNAUF BIFE “KUAN” (YABIKU)
    Jl. A. Yani Kefamenanu Timor Tengah Utara NTT 85613
    Telp./Fax.: 0388-31691, Fax.: 0388-31791
    Email: yabiku_kefa@telkom.net

    1. Pendidikan Politik yang berperspektif Gender(barbasis Masyarakat-10 Desa dampingan YABIKU)
    2. Workshop Pentingnya layanan terpadu bagi perempuan dan anak korban kekerasan. (Stackeholders terkait penangnanan kasus Kekerasan Terhadap perempuan dan Anak di TTU).
    3. Workshop penguatrankapasitas caleg untuk penyusunan perda yang sensitif gender dan konflik.
    4. Dialog interaktif di radio dan TV Biinmaffo tentang: Komitmen Komunitas Politik terhadap pemenuhan Hak Perempuan

    Cahaya Perempuan Bengkulu

    Kegiatan Kampanye 16Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Periode 25 November-10 Desember 2008
    Jl. Indragiri I No. 3 Padang Harapan Bengkulu 38225
    0736-348186

    1. Selasa, 25 November 2008. Dialog Interaktif tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Radio dan di B-TV (Bengkulu TV) “Program Kasih Ibu”, dengan narasumber dari WCC Cahaya Perempuan dan Psikolog.
    2. Rabu, 3 Desember 2008. Konsolidasi untuk Deklarasi Forum Solidaritas Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan (PKTP) di Bengkulu Utara. Forum ini adalah gabungan dari masyarakat dan pemerintah di tingkat kecamatan se-Bengkulu utara dan tim penyedia layanan bengkulu Utara.
    3. Kamis, 4 Desember Penyerahan draft Raperda tentang pencegahan dan penanganan perempuan korban dan anak di bengkulu utara kepada lembaga legislatif dan eksekutif.

    Jombang

    Kegiatan Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Periode 25 November-10 Desember 2008
    Pelaksana : WCC. Palembang
    Tema: Membangun generasi masa depan yang setara dan berkeadilan untuk penghapusan kekerasan terhadap perempuan
    Jl. Ir Juanda No 85 Jombang
    0321-874320

    1. 02 Desember 2008, Kampanye Dunia Hari ini Cerah Tanpa Kekerasan Terhadap Perempuan bertempat di pusat kota dengan membagi media kampanye berupa kalender meja kepada masyarakat.
    2. 02 Desember 2008, Lomba mewarnai untuk TK/RA se-Kabupaten Jombang yang memperebutkan tropy Bupati jombang. Lomba yang mengambil tema “Dunia Hari ini Cerah Tanpa Kekerasan terhadap Perempuan” ini bertempat di gedung PSBR Jl.Wahidin Sudiro Husodo Jombang.

    Forum Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (Pekka)

    Kegiatan Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap PerempuanPeriode 25 November-10 Desember 2008
    Forum Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (Pekka) Wilayah Jawa Barat
    Tema : “, Saigel, Sabobot, Sapihanean yang berarti ” Seiring, Seirama untuk Satu Tujuan”

    1. Workshop, acara ini difasilitasi oleh tim Seknas dan PL pendamping lapang untuk mempertajam visi dan misi kedepannya. Sekaligus membangun kesepakatan untuk memperjelas arah kemana pekka melangkah dalam pencapaian untuk meraih kehidupan yang lebih baik.
    2. Dialog dengan pemerintah tingkat kabupaten dan Kunjungan Ke lembaga Pemerintah Tingkat Propinsi Jawa Barat. Acara ini dipandu oleh tim PL dan Seknas Pekka dengan mengundang para pemangku kepentingan dari wilayah lokasi kabupaten pekka maupun propinsi yang selama ini berkontribusi terhadap pekka secara langsung maupun tidak langsung dengan mempertimbangkan keseimbangan gender. Mereka berdialog tentang berbagai permasalahan yang dialami oleh pekka. Berbagi pengetahuan dan informasi untuk menginspirasi pengembangan strategi pekka kedepannya. Pada Kesempatan ini pekka akan mengunjungi beberapa dinas instansi pemerintah propinsi maupun POLDA untuk berdialog langsung kepada para pemangku kepentingan mengenai persoalan dan issu yang mereka alami di wilayahnya. Kunjungan dilakukan untuk mengenal lembaga lembaga yang selama ini mewakili masyarakat dan menyampaikan suara kepada para pengambil kebijakan di tingkat propinsi Jawa Barat.
    3. Pameran foto dan produk Pekka
    4. Acara ini dilakukan secara simultan (terus menerus) selama forum berlangsung. Anggota kelompok akan membuka stand untuk memamerkan berbagai produk hasil karya pekka yang bernilai jual selama ini . Pameran ini terbuka untuk umum. Pameran foto yang dipamerkan merupakan kegiatan pekka yang selama ini erat dilakukan dan memuat informasi perkembangan pekka Jawa barat dari tahun ke tahun.Pameran ini sekaligus media advokasi untuk mengkampanyekan isue yang mereka hadapi.
    5. Seni Budaya. Pekka akan berekspresi dan mengapresiasikan dirinya dalam acara pentas seni dan budaya. Malam budaya akan makin mempererat persaudaraan diantara pekka melalui kegiatan ini melalui teater rakyat, pagelaran budaya.
    6. Pemutaran film ( Layar Tancap). Pemutaran film pekka ataupun seputar issue perempuan menjadi salah satu agenda. Film merupakan salah satu media dalam meningkatkan sikap kritis. Sebuah film dapat pula menjadi representasi kondisi sosial masyarakat khususnya kondisi perempuan.
    7. Publikasi dan Dokumentasi. Agar rangkaian acara mendapatkan perhatian yang baik dari publik, dilakukan publikasi melalui penyebaran pamflet dan undangan, iklan radio dan media cetak. Seluruh rangkaian acara didokumentasikan dalam bentuk video, foto dan tulisan (notulensi).

    Info lengkap kegiatan ini klik di sini

    WCC Palembang

    Agenda Kegiatan Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dilaksanakan oleh Women’s Crisis Center (WCC) Palembang
    Jln. Angkatan 45 No. 4/3197 Rt. 16/04
    Kel. Demang Lebar Daun Kec. Ilir Timur I Palembang, Sumatera Selatan 30137
    Telp: 0711 321063, Fax: (0711) 366440
    Hotline: 0711-7083880
    Email : wcc_plg@hotmail.com

    1. 24 November 2008
    Siaran Pers, Bertempat di Kantor WCC Palembang, pukul 14.00 WIB
    2. Talkshow

    1. 25 November 2008
      Tema : “Hari Internasional Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan ”,
      Waktu : 17.00-18.00 di R Radio
    2. 2 Desember 2008
      Tema : “Buruh juga Manusia”, di Smart FM,
      waktu : 17.00 – 18.00
    3. 6 Desember 2008
      Tema : “Hari Tidak Ada Toleransi bagi Kekerasan terhadap Perempuan”,
      Waktu : 17.00 di Sriwijaya TV
    4. 10 Desember 2008
      Tema : “HAP adalah HAM”
      Waktu : 17.00 – 18.00 di Smart FM

    3. 26-27 November 2008
    Workshop Pembentukan Sistem dan Identifikasi Kebutuhan Layanan Berbasis Masyarakat bagi Perempuan Korban Kekerasan di Propinsi Sumatera Selatan. Kegiatan ini akan dilaksanakan dari pukul 08:30-selesai di Wisma Sriwijaya Universitas Sriwijaya, Bukit Besar.
    4. Pemutaran iklan layanan masyarakat di SMART FM Palembang, Trijaya FM Palembang, R Radio, Radio Sonora, dan RRI Staisun Palembang serta Dialog Interaktif di Palembang TV dan Sriwijaya TV. 5. Penyebaran alat-alat kampanye ke lembaga pemerintahan, rumah sakit, kepolisian, kejaksaan, Pengadilan Agama, Pengadilan Negeri Palembang, Pengadilan Tinggi Sumatera Selatan, dan masyarakat. 6. Pengumpulan Tanda Tangan dari Masyarakat (Pelajar/Mahasiswa, Ibu Rumah Tangga, Buruh, Wiraswasta, Pegawai Negeri Sipil, TNI/Polri, Guru/Dosen, Jurnalis, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Pihak Rumah Sakit, dll) untuk menggalang dukungan dalam rangka perlindungan terhadap perempuan. 7. Penelitian Akademis dalam rangka Raperda tentang Perlindungan Perempuan dan Anak. Penelitian akademis ini merupakan sebuah kegiatan dalam rangka menggalang dukungan dan solidaritas untuk kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Tentu saja, penelitian ini bertujuan untuk menyatukan cara pandang yang sama dalam merumuskan kebijakan tentang perlindungan terhadap perempuan dan anak kepada masyarakat Sumatera Selatan. Selain itu juga sebagai pedoman dan bahan awal yang memuat gagasan tentang urgensi, pendekatan, ruang lingkup dan materi muatan rancangan peraturan daerah tentang perlindungan terhadap perempuan dan anak. 8. Desember 2008
    Workshop Jurnalis ”Media dan Kekerasan terhadap Perempuan di Hotel Swarna Dwipa Palembang, pukul 08.30 s.d. selesai.
    9. 30 Desember 2008
    Laporan Publik mengenai Catatan Tahunan Kekerasan terhadap Perempuan di Sumatera Selatan. Laporan ini akan ditujukan untuk seluruh masyarakat Sumatera Selatan.
    Beberapa yang diundang di antaranya adalah tokoh masyarakat, tokoh agama, para pembuat kebijakan dan juga media.

    Sekbar Ori dan Hapsari

    Kegiatan Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Periode 25 November-10 Desember 2008
    Pelaksana : Sekbar Ori dan Hapsari yang terdiri dari:
    SPPN Sergai, SPI Deli Serdang, SPI Sergai, SPI Labuhanbatu, Astanusa Deli Serdang, SerBuK Sergai, PBPI Labuhanbatu, SNM Sergai

    Ada dua tema umum Kampanye HAM kali ini yaitu :
    - “Setiap Orang (perempuan dan laki-laki) Mempunyai Hak, Mengetahui Hak dan Memperjuangkan Haknya Adalah Hak Azasi Manusia”
    -”Perempuan Korban Kekerasan Berhak Mendapat Perlindungan Hukum, Pemerintah Bertanggung Jawab Memberikan Pelayanan dan Perlindungan Hukum, bagi Perempuan Korban Kekerasan Berbasis Gender di Labuhanbatu”.1. Pembuatan Poster dan Kalender, Stiker, Spanduk- Pembuatan Poster terdiri dari tiga tema, yaitu ;

    a. Tentang Pelayanan Terpadu untuk Perempuan dan Anak Korban Kekerasan (Labuhanbatu)

    b. Tanggungjawab Pemerintah untuk Memenuhi Kebutuhan Kesehatan bagi Perempuan dan Anak (Deli Serdang)

    c. Tanggungjawab Pemerintah untuk Memenuhi Kebutuhan Pendidikan untuk Perempuan dan Anak (Serdang Bedagai)

    2. Pembuatan Brosur

    3. Pembuatan T’shirt

    4. 10-11 Desember 2008
    Pesta Budaya Rakyat Memperingati Hari HAM. Sebagai puncak peringatan hari HAM, ada beberapa kegiatan yang merupakan rangkaian dari kegiatan Pesta Budaya Rakyat, tersebut, yaitu:

    a. 10 Des 2008, Pameran Produk OR

    b. 10 Des 2008, Pawai Akbar

    c. 10 Des 2008, . Pementasan Teater

    d. 11 Des 2008, Sarasehan HAM

Click to listen highlighted text! Powered By GSpeech