Home » Pendapat Pakar
Pendapat Pakar

Next entries »

Mariana Amiruddin:
”KPP Harus Dipimpin Menteri Berperspektif Gender!”

19 October 2009 | Category: Berita, Pendapat Pakar

Tak lama lagi, Presiden SBY akan mengumumkan kabinet di bawah masa jabatannya yang kedua kali. Apakah SBY masih akan mempertahankan Kementerian Pemberdayaan Perempuan? Meski harus berkejaran dengan waktu yang sungguh singkat, kita tetap harus melakukan advokasi agar KPP tetap dipertahankan,…

Comments Off



Masruchah:
“KPP Punya Tanggungjawab untuk Memonitor Implementasi Gender Mainstreaming”

12 October 2009 | Category: Berita, Pendapat Pakar

Seiring sedang digodoknya kabinet di bawah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang baru terpilih kembali untuk masa jabatan 2009-2014, berkembang gagasan untuk menghapuskan Kementerian Pemberdayaan Perempuan (KPP) atau menggabungkannya dengan kementerian lain.

3 comments



KH Husein Muhammad :
Jadikan Puasa Momen Menghentikan Kekerasan Terhadap Perempuan

17 September 2009 | Category: Berita, Pendapat Pakar

Puasa bulan berkah bagi umat Muslim, bulan ibadah, ladang segala kebaikan penuh pahala. Puasa yang secara formal diwujudkan dalam bentuk menahan makan, minum dan berhubungan seksual juga menghadirkan kesibukan baru dalam kehidupan rumah tangga. Demikian pula saat lebaran menjelang tiba.…

Tags: , , Comments Off



Rieke Dyah Pitaloka:
“Saya komitmen menjadi politisi, setiap hari harus bekerja politik”"> Rieke Dyah Pitaloka:
“Saya komitmen menjadi politisi, setiap hari harus bekerja politik”

15 September 2009 | Category: Pendapat Pakar

Rieke Diah Pitaloka termasuk dari sekitar 18% caleg perempuan yang terpilih menjadi anggota DPRRI pada pemilu lalu. Sebagai seorang artis, Rieke mengukui dirinya diuntungkan dari segi pouplaritas. Namun, perjuangan dan stategi politik yang sudah dibangunnya lama menjadi hal sangat penting…

Tags: , Comments Off



Binny Buchori:
Apakah ketika 30 persen kuota perempuan tercapai, kehidupan perempuan akan jauh lebih baik?

2 September 2009 | Category: Pendapat Pakar

Representasi politik perempuan menjadi agenda penting untuk mewujudkan sistem dan lembaga politik yang bisa menyuarakan kepentingan dan memperjuangkan keadilan bagi perempuan. Tentu saja, representasi tak cukup berhenti hanya pada angka, 30 persen perempuan menjadi calon anggota legislatif. Representasi politik perempuan…

Tags: , , , , 2 comments



Maria Ulfah Anshor:
“Ada Persoalan Hak Informasi Kesehatan Reproduksi yang Tidak Bisa Diakses”

18 August 2009 | Category: Pendapat Pakar

islamlib.com/media/maria_ulfah_2004.jpg
Kesehatan reproduksi masih menjadi masalah serius di Indonesia. Hak atas informasi kesehatan reproduksi yang sering terbaikan di antaranya sering menjadi sebab banyaknya kasus yang dialami masyarakat, khususnya perempuan terkait dengan kesehatan reproduksi. Tingginya angka kematian ibu dan anak adalah…

Tags: , Comments Off



Ninuk Widyantoro:
“Saat akan menikah, tidak usah memikirkan mahar, yang paling penting, kita peduli kesehatan pasangan kita!”

5 August 2009 | Category: Berita, Pendapat Pakar

Hak dan kesehatan reproduksi dan seksual merupakan sesuatu yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Namun, banyak persoalan, seperti tabu dan berbagai pandangan stereotype dalam masyarakat yang membuat pembicaraan mengenai kesehatan dan hak reproduksi dan perempuan justru disalahpahami sebagai pembicaraan mengenai…

Tags: , Comments Off



Karlina Supelli, “Perempuan Harus Excellent di Bidang Teknologi”

17 July 2009 | Category: Pendapat Pakar

Perempuan dan teknologi, sekali lagi, seperti dua dunia yang saling terpisah. Banyak stereotype terbangun dalam masyarakat yang akhirnya meminggirkan perempuan dari perkembangan dunia teknologi. Sementara perkembangan teknologi begitu pesat dan membuka peluang besar bagi terobosan upaya gerakan perempuan dan pemberdayaan…

Tags: , , 1 Comment



Wawancara dengan Estoe Rakhmi Fanani (Direktur LBH Apik) tentang Penanganan KDRT “Penting Membangun Perspektif Gender di Kalangan Penegak Hukum”

1 July 2009 | Category: Pendapat Pakar

Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan salah satu persoalan serius yang dialami perempuan Indonesia. Meski Indonesia sudah menerapkan UU No. 23/2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (UU PKDRT), persoalan KDRT belum sepenuhnya bisa diatasi. Namun demikian, semakin hari perhatian…

Tags: , , , , Comments Off



Analisis Pakar terhadap Kekerasan Buruh Migran, Neng Dara Affiah: “Segera Ratifikasi Konvensi Migran!”

22 June 2009 | Category: Berita, Pendapat Pakar

Neng Dara Affiah
Analisis Pakar terhadap Kekerasan Buruh Migran
Menanggapi masalah kekerasan terhadap buruh migran Indonesia yang berkerja di berbagai negara, kami menampilkan analisis pakar yang kali ini berupa wawancara dengan Neng Dara Affiah, Ketua Sub Komisi Pendidikan dan Litbang…

Tags: , , , Comments Off


Next entries »


© 2012 Komnas Perempuan | Jl Latuharhary 4B, Jakarta 10310 Tel: 62-21-3903963 Fax : 62-21-3903922 |
Kirim saran dan kritik ke redaksi@komnasperempuan.or.id
128 queries. 1.017seconds.