<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Komnas Perempuan &#187; Aktivitas</title>
	<atom:link href="http://www.komnasperempuan.or.id/category/berita/aktivitas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.komnasperempuan.or.id</link>
	<description>Komnas Perempuan Site</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2012 04:53:44 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Perkosaan dalam Perkawinan</title>
		<link>http://www.komnasperempuan.or.id/2012/01/perkosaan-dalam-perkawinan/</link>
		<comments>http://www.komnasperempuan.or.id/2012/01/perkosaan-dalam-perkawinan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jan 2012 10:05:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aktivitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.komnasperempuan.or.id/?p=8786</guid>
		<description><![CDATA[ 
Oleh Ninik Rahayu
Komisioner Komnas Perempuan
Perkosaan bahkan terjadi dalam ruang yang paling privat sekalipun, dan dilakukan oleh suami.

Berdasarkan landasan berdirinya yaitu Keputusan Presiden No.181 Tahun 1998 dan diperkuat dengan Peraturan Presiden No. 65 Tahun 2005, Komnas Perempuan tidak&#8230;


No related posts.]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.komnasperempuan.or.id/2012/01/perkosaan-dalam-perkawinan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Media Memiliki Tanggung Jawab Memberikan Pendidikan Publik tentang  Pentingnya Dukungan bagi Perempuan Korban Kekerasan Seksual</title>
		<link>http://www.komnasperempuan.or.id/2012/01/media-memiliki-tanggung-jawab-memberikan-pendidikan-publik-tentang-pentingnya-dukungan-bagi-perempuan-korban-kekerasan-seksual/</link>
		<comments>http://www.komnasperempuan.or.id/2012/01/media-memiliki-tanggung-jawab-memberikan-pendidikan-publik-tentang-pentingnya-dukungan-bagi-perempuan-korban-kekerasan-seksual/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2012 07:51:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[News Ticker]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan Seksual]]></category>
		<category><![CDATA[seksual]]></category>
		<category><![CDATA[tanggung jawab media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.komnasperempuan.or.id/?p=8723</guid>
		<description><![CDATA[&#34;Etika Perlindungan Privasi dalam Peliputan Kejahatan Seksual&#34; yang diselengarakan Divisi Perempuan AJI bekerjasama dengan Komnas Perempuan, Rabu (11/1/12)
Oleh Nunung Qomariyah
“Peristiwa kekerasan seksual membunuh harga diri dan sebagian kehidupan korban. Ia merasa lebih rendah dibandingkan dengan orang lain pada&#8230;


&nbsp;
Related posts:<ol><li><a href='http://www.komnasperempuan.or.id/2011/12/tanggung-jawab-negara-atas-jaminan-rasa-aman-bagi-perempuan-di-angkutan-umum/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Siaran Pers: Tanggung Jawab Negara Atas Jaminan Rasa Aman Bagi Perempuan  di Angkutan Umum'>Siaran Pers: Tanggung Jawab Negara Atas Jaminan Rasa Aman Bagi Perempuan  di Angkutan Umum</a></li>
<li><a href='http://www.komnasperempuan.or.id/2010/06/analisa-media-konferensi-pers-peringatan-tragedi-mei-1998/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Analisa Media Konferensi Pers Peringatan Tragedi Mei 1998'>Analisa Media Konferensi Pers Peringatan Tragedi Mei 1998</a></li>
<li><a href='http://www.komnasperempuan.or.id/2011/08/kunjungan-ke-tahanan-perempuan-korban-kekerasan-seksual-di-papua/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kunjungan ke Tahanan Perempuan Korban Kekerasan Seksual di Papua'>Kunjungan ke Tahanan Perempuan Korban Kekerasan Seksual di Papua</a></li>
</ol>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.komnasperempuan.or.id/2012/01/media-memiliki-tanggung-jawab-memberikan-pendidikan-publik-tentang-pentingnya-dukungan-bagi-perempuan-korban-kekerasan-seksual/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perubahan UU Perkawinan Mutlak Diperlukan</title>
		<link>http://www.komnasperempuan.or.id/2011/10/perubahan-uu-perkawinan-mutlak-diperlukan/</link>
		<comments>http://www.komnasperempuan.or.id/2011/10/perubahan-uu-perkawinan-mutlak-diperlukan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Oct 2011 11:12:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[UU perkawinan; perubahan uu perkawinan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.komnasperempuan.or.id/?p=8424</guid>
		<description><![CDATA[Ema Mukarramah
Asisten Koordinator Divisi Reformasi Hukum dan Kebijakan
Usulan Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan  hendaknya didasarkan pada keseluruhan sila dalam Pancasila dan diselaraskan dengan peraturan perundang-undangan yang baru -termasuk konvensi internasional yang telah diratifikasi sebagai&#8230;


No related posts.]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.komnasperempuan.or.id/2011/10/perubahan-uu-perkawinan-mutlak-diperlukan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Empat Isu Krusial Pemenuhan Hak Asasi Perempuan dan  Penghapusan Diskriminasi dan Kekerasan terhadap Perempuan Indonesia</title>
		<link>http://www.komnasperempuan.or.id/2011/09/empat-isu-krusial-pemenuhan-hak-asasi-perempuan-dan-penghapusan-diskriminasi-dan-kekerasan-terhadap-perempuan-indonesia/</link>
		<comments>http://www.komnasperempuan.or.id/2011/09/empat-isu-krusial-pemenuhan-hak-asasi-perempuan-dan-penghapusan-diskriminasi-dan-kekerasan-terhadap-perempuan-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Sep 2011 02:58:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[Aktual]]></category>
		<category><![CDATA[News Ticker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.komnasperempuan.or.id/?p=8363</guid>
		<description><![CDATA[Disampaikan oleh Komnas Perempuan kepada Harian Tempo
Jakarta, 22 September 2011
Pertama, kekerasan seksual terhadap perempuan, terutama dalam bentuk perkosaan, pelecehan seksual dan eksploitasi seksual. Hasil pemantauan Komnas Perempuan sejak 1998 menunjukkan bahwa kekerasan seksual memiliki dampak yang sangat khas&#8230;


No related posts.]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.komnasperempuan.or.id/2011/09/empat-isu-krusial-pemenuhan-hak-asasi-perempuan-dan-penghapusan-diskriminasi-dan-kekerasan-terhadap-perempuan-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Outcome Document of the Expert Meeting on Effective Alignment among Human Rights  Institutions and Mechanisms</title>
		<link>http://www.komnasperempuan.or.id/2011/03/outcome-document-of-the-expert-meeting-on-effective-alignment-among-human-rights-institutions-and-mechanisms/</link>
		<comments>http://www.komnasperempuan.or.id/2011/03/outcome-document-of-the-expert-meeting-on-effective-alignment-among-human-rights-institutions-and-mechanisms/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Mar 2011 04:41:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[Masukan & Pendapat Umum]]></category>
		<category><![CDATA[News Ticker]]></category>
		<category><![CDATA[ACWC]]></category>
		<category><![CDATA[INDONESIAN REPRESENTATIVES TO AICHR AND ACWC NON PAPER]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.komnasperempuan.or.id/?p=7804</guid>
		<description><![CDATA[Anticipating Indonesia’s chairmanship of ASEAN in 2011, the Indonesian Representatives to the ASEAN Inter-Governmental Commission on Human Rights (AICHR), Rafendi Djamin, and to the ASEAN Commission on the Promotion and Protection of the Rights of Women and Children (ACWC), Rita&#8230;


No related posts.]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.komnasperempuan.or.id/2011/03/outcome-document-of-the-expert-meeting-on-effective-alignment-among-human-rights-institutions-and-mechanisms/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>FGD tentang Advokasi RUU Penanganan Konflik Sosial yang Responsif Gender</title>
		<link>http://www.komnasperempuan.or.id/2011/03/fgd-tentang-advokasi-ruu-penanganan-konflik-sosial-yang-responsif-gender/</link>
		<comments>http://www.komnasperempuan.or.id/2011/03/fgd-tentang-advokasi-ruu-penanganan-konflik-sosial-yang-responsif-gender/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Mar 2011 03:42:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[RUU penanganan konflik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.komnasperempuan.or.id/?p=7802</guid>
		<description><![CDATA[Upaya Pemenuhan Hak-Hak Perempuan Korban Konflik Oleh Yulianti MuthmainnahStaf Komnas Perempuan
 Konflik selalu menimbulkan persoalan bagi perempuan.  Persoalan tidak hanya datang dari kelompok lawan atau musuh saja, tapi juga dari keluarga, adat dan negara. Hal ini bisa dilihat dari laporan&#8230;


No related posts.]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.komnasperempuan.or.id/2011/03/fgd-tentang-advokasi-ruu-penanganan-konflik-sosial-yang-responsif-gender/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kunjungan National Women Commission, Nepal: Memperkuat Gerakan Perempaun di Tingkat Internasional</title>
		<link>http://www.komnasperempuan.or.id/2011/01/kunjungan-national-women-commission-nepal-memperkuat-gerakan-perempaun-di-tingkat-internasional/</link>
		<comments>http://www.komnasperempuan.or.id/2011/01/kunjungan-national-women-commission-nepal-memperkuat-gerakan-perempaun-di-tingkat-internasional/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Jan 2011 09:42:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[News Ticker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.komnasperempuan.or.id/?p=7519</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Siti Maesaroh
Koordinator Divsi Partisipasi Masyarakat
Di penghantar tahun 2011, Komnas Perempuan mendapat kunjungan dari jaringan internasional. Kali ini Komisi Nasional Perempuan (National Women Commission-NWC) sebuah Negara di Asia Selatan, Nepal.  Mereka terdiri dari Lima orang Komisioner, Nainkala Thapa&#8230;


No related posts.]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.komnasperempuan.or.id/2011/01/kunjungan-national-women-commission-nepal-memperkuat-gerakan-perempaun-di-tingkat-internasional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sambutan Ketua Komnas Perempuan dalam Diskusi dan Peluncuran Alat-Alat Pendidikan Publik Untuk Mendorong Pemenuhan Hak-Hak Konstitusional Warga Negara</title>
		<link>http://www.komnasperempuan.or.id/2010/12/sambutan-ketua-komnas-perempuan-dalam-diskusi-dan-peluncuran-alat-alat-pendidikan-publik-untuk-mendorong-pemenuhan-hak-hak-konstitusional-warga-negara/</link>
		<comments>http://www.komnasperempuan.or.id/2010/12/sambutan-ketua-komnas-perempuan-dalam-diskusi-dan-peluncuran-alat-alat-pendidikan-publik-untuk-mendorong-pemenuhan-hak-hak-konstitusional-warga-negara/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Dec 2010 09:55:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[Aktual]]></category>
		<category><![CDATA[News Ticker]]></category>
		<category><![CDATA[perda diskriminatif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.komnasperempuan.or.id/?p=7506</guid>
		<description><![CDATA[Sambutan Ketua Komnas Perempuan dalam Diskusi dan Peluncuran Alat-Alat Pendidikan Publik Untuk Mendorong Pemenuhan Hak-Hak Konstitusional Warga Negara di Tengah Berbagai Kebijakan dan Tindak Represif Atas Nama Agama dan Moralitas
Mahkamah Konstitusi, 21 Desember 2010
Apa yang kita lakukan hari&#8230;


&nbsp;
Related posts:<ol><li><a href='http://www.komnasperempuan.or.id/2010/12/penghukuman-tidak-manusiawi-terhadap-tubuh-perempuan-di-aceh-terus-berlangsung/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Penghukuman Tidak Manusiawi Terhadap Tubuh Perempuan di Aceh Terus Berlangsung'>Penghukuman Tidak Manusiawi Terhadap Tubuh Perempuan di Aceh Terus Berlangsung</a></li>
<li><a href='http://www.komnasperempuan.or.id/2010/12/undangan-terbuka-pemutaran-film-dan-diskusi-kineforum-kamis9-desember-2010/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Undangan Terbuka: Pemutaran Film dan Diskusi, Kineforum, Kamis/9 Desember 2010'>Undangan Terbuka: Pemutaran Film dan Diskusi, Kineforum, Kamis/9 Desember 2010</a></li>
<li><a href='http://www.komnasperempuan.or.id/2010/12/undangan-21-desember-2010-meneguhkan-perjuangan-kita-pelaksanaan-mandat-konstitusi-untuk-penghapusan-diskriminasi-terhadap-perempuan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Undangan, 21 Desember 2010; MENEGUHKAN PERJUANGAN KITA:  Pelaksanaan Mandat Konstitusi Untuk Penghapusan Diskriminasi terhadap Perempuan'>Undangan, 21 Desember 2010; MENEGUHKAN PERJUANGAN KITA:  Pelaksanaan Mandat Konstitusi Untuk Penghapusan Diskriminasi terhadap Perempuan</a></li>
</ol>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.komnasperempuan.or.id/2010/12/sambutan-ketua-komnas-perempuan-dalam-diskusi-dan-peluncuran-alat-alat-pendidikan-publik-untuk-mendorong-pemenuhan-hak-hak-konstitusional-warga-negara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menimbang Mekanisme Non Formal Untuk Keadilan Bagi Perempuan Korban</title>
		<link>http://www.komnasperempuan.or.id/2010/12/meneguhkan-mandat-kita-pelaksanaan-mandat-konstitusi-untuk-penghapusan-diskriminasi-terhadap-perempuan/</link>
		<comments>http://www.komnasperempuan.or.id/2010/12/meneguhkan-mandat-kita-pelaksanaan-mandat-konstitusi-untuk-penghapusan-diskriminasi-terhadap-perempuan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Dec 2010 09:00:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[Main Article]]></category>
		<category><![CDATA[News Ticker]]></category>
		<category><![CDATA[Siaran Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Mandat Konstitusi]]></category>
		<category><![CDATA[penyelesain kasus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.komnasperempuan.or.id/?p=7427</guid>
		<description><![CDATA[

Siaran Komnas Perempuan, 22 Desember 2010

Pemenuhan hak perempuan korban atas keadilan tidak selalu diperoleh melalui jalur formal. Penyelesaian kasus melalui  mekanisme informal seperti lembaga sosial, masyarakat, agama, adat, keluarga juga dapat menjadi rujukan perempuan korban untuk mencari keadilan. 
Demikian&#8230;


&nbsp;
Related posts:<ol><li><a href='http://www.komnasperempuan.or.id/2010/09/peran-penting-pengadilan-adat-dalam-penyelesaian-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Peran  Penting Pengadilan  Adat  Dalam Penyelesaian Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan'>Peran  Penting Pengadilan  Adat  Dalam Penyelesaian Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan</a></li>
<li><a href='http://www.komnasperempuan.or.id/2011/05/merawat-kebhinekaan-demi-penuhi-mandat-konstitusi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Siaran Pers: Dialog Kebangsaan Merawat Kebhinekaan Demi Penuhi Mandat Konstitusi'>Siaran Pers: Dialog Kebangsaan Merawat Kebhinekaan Demi Penuhi Mandat Konstitusi</a></li>
<li><a href='http://www.komnasperempuan.or.id/2010/12/sambutan-ketua-komnas-perempuan-pelaksanaan-mandat-konstitusi-untuk-penghapusan-diskriminasi-terhadap-perempuan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pelaksanaan Mandat Konstitusi Untuk Penghapusan Diskriminasi Terhadap Perempuan'>Pelaksanaan Mandat Konstitusi Untuk Penghapusan Diskriminasi Terhadap Perempuan</a></li>
</ol>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.komnasperempuan.or.id/2010/12/meneguhkan-mandat-kita-pelaksanaan-mandat-konstitusi-untuk-penghapusan-diskriminasi-terhadap-perempuan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Undangan Media: Temuan Awal Pemantauan Akses Perempuan pada Keadilan; Mekanisme Penanganan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan</title>
		<link>http://www.komnasperempuan.or.id/2010/12/undangan-media-temuan-awal-pemantauan-akses-perempuan-pada-keadilan-mekanisme-penanganan-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan/</link>
		<comments>http://www.komnasperempuan.or.id/2010/12/undangan-media-temuan-awal-pemantauan-akses-perempuan-pada-keadilan-mekanisme-penanganan-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Dec 2010 10:52:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agenda]]></category>
		<category><![CDATA[Aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[News Ticker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.komnasperempuan.or.id/?p=7480</guid>
		<description><![CDATA[[ 22 December 2010; 09:00 to 13:00. ] Komnas Perempuan menemukan perempuan korban tidak selalu menempuh jalur formal untuk memproses kasus kekerasan yang dialaminya. Pilihan menyelesaikan kasus kekerasan melalui lembaga-lembaga sosial seperti, keluarga, agama, adat, dengan cara musyawarah, negosiasi atau mediasi masih menjadi pilihan bagi para korban yang&#8230;


No related posts.]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.komnasperempuan.or.id/2010/12/undangan-media-temuan-awal-pemantauan-akses-perempuan-pada-keadilan-mekanisme-penanganan-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

